Rabu, 11 Maret 2009 00:00:00 - oleh : admin
PEMERINTH DORONG PETANI KEMBANGKAN JAGUNG HIBRIDA

Jagung hibrida ternyata memiliki nilai ekonomi cukup tinggi, disebabkan banyaknya industri baik lokal maupun diluar daerah yang membutuhkan komoditas tersebut sabagai bahan baku produknya. Oleh karena itu Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur mendorong petani didaerah ini untuk mengembangkan jagung hibrida dilahannya masing masing.

Upaya pengembangan jagung hibrida tersebut mulai digencarkan di Lombok Timur sekitar tahun 2006 lalu. Hal ini sejalan dngan program pemerintah pusat untuk mengembangkan tiga jenis komoditas pangan secara nasional yaitu komoditas padi, jagung dan kedelai. Disamping memiliki nilai ekonomis tinggi peluang pasar jagung hibrida ternyata menjanjikan. hal ini yang memacu pemerintah daerah untuk mondorang pengembangan jagung hibrida di Lombok Timur. Diharapkan pengembangan potensi jagung hibrida tersebut akan berdampak kepada peningkatan kesejahteraan petani didaerah ini

Menurut Kepala Dinas Pertanian Dan Peternakan Kabupaten Lombok Timur L.Wiratanus, sepanjang tahun 2008 pihaknya menyalurkan bantuan benih jagung hibrida kepada sejumlah kelompok tani didaerah ini untuk mendarong pengembangan jagung hibrida Lombok Timur. Lebih jauh Wirantanus mengatakan, sebetulnya potensi pengembangan jagung hibrida tresebar secara merata hampir diseluruh Kabupaten Lombok Timur, namun saat ini jagung hibrida baru dikembangkan diatas lahan seluas 22 ribu hektar saja, diantaranya berlokasi di Kecamatan Aikmel, Wanasaba, Pringgabaya, Sambelia dan yang terakhir di Kecamatan Masbagik. Kedepan pemerintah merencanakan pengembangan jagung hibrida di kecamatan- kecamatan lain. Saat ini l Lombok Timur termasuk salah satu produsen jagung dengan potensi cukup menjanjikan. Di Propinsi Nusa Tenggara Barat untuk tahun 2008, hasil produksi jagung hibrida Lombok Timur ditergetkan mencapai 38 ribu ton lebih, namun demikian hasil produksi jagung hibrida LOTOM pada tahun ini diperkirakan dapat melampaui target yang ditetapkan.